TPA Bappenas dan Cara Menghindari Skor “Stuck”
Sebagai tes potensi akademik yang kerap digunakan dalam seleksi pascasarjana dan beasiswa, TPA Bappenas—yang disusun dan dikembangkan oleh Bappenas—dirancang untuk mengukur penalaran, ketelitian, dan strategi berpikir di bawah tekanan waktu. Memahami mengapa skor bisa “mandek” adalah langkah awal untuk keluar dari jebakan ini.
Mengapa Skor TPA Bappenas Bisa “Stuck”?
Skor yang tidak bergerak biasanya disebabkan oleh kombinasi faktor berikut:
- Latihan tanpa evaluasi mendalam
Banyak peserta hanya menghitung jumlah soal benar–salah tanpa menganalisis mengapa salah. Akibatnya, kesalahan yang sama terulang. - Fokus pada kuantitas, bukan kualitas
Mengerjakan banyak paket soal memang penting, tetapi tanpa perbaikan strategi, hasilnya tidak signifikan. - Manajemen waktu yang keliru
Terlalu lama di satu soal sulit membuat bagian lain terlewat—ini menahan skor di level tertentu. - Pendekatan yang sama untuk semua tipe soal
Padahal, verbal, numerik, dan logika membutuhkan strategi berbeda.
Kesalahan Umum yang Membuat Skor Mandek
- Terlalu mengejar soal sulit
Peserta sering “terkunci” di satu soal menantang karena merasa sayang dilewatkan. Padahal, TPA Bappenas adalah tes akumulasi poin. Melewati satu soal sulit demi mengamankan beberapa soal mudah–menengah sering lebih menguntungkan. - Tidak mengenali pola soal berulang
TPA Bappenas memiliki karakter soal yang berulang dalam konsep (misalnya perbandingan, analogi, penalaran sebab–akibat). Peserta yang tidak memetakan pola ini akan terus bereaksi, bukan mengantisipasi. - Overthinking pada soal verbal
Banyak skor “bocor” di bagian verbal karena peserta menafsirkan terlalu jauh. Padahal, kunci jawaban biasanya paling konsisten dengan teks, bukan yang terdengar paling canggih.
Strategi Praktis Menghindari Skor “Stuck”
1. Lakukan Error Analysis Terstruktur
- Salah konsep
- Salah hitung
- Salah baca
- Kehabisan waktu
Fokus perbaikan harus mengikuti kategori terbanyak. Jika dominan salah baca, latihan ketelitian lebih penting daripada tambah materi.
2. Terapkan Time Boxing
Tetapkan batas waktu per soal (misalnya 60–75 detik). Jika lewat, lewati. Ini melatih disiplin dan mencegah waktu habis di satu titik.
3. Gunakan Strategi Bertahap
- Putaran 1: Kerjakan soal yang langsung “terbaca”.
- Putaran 2: Kembali ke soal menengah.
- Putaran 3: Coba soal sulit jika waktu memungkinkan.
Pendekatan ini sering menaikkan skor tanpa menambah jam belajar.
4. Bedakan Strategi per Subtes
- Verbal: Cari kata kunci dan makna dominan; hindari interpretasi berlebihan.
- Numerik: Prioritaskan soal dengan perhitungan singkat.
- Logika: Fokus pada relasi inti; jangan terjebak narasi panjang.
5. Latih Ketahanan Fokus
Skor “stuck” juga dipengaruhi lelah mental. Simulasikan tes penuh (durasi asli) agar otak terbiasa menjaga fokus hingga akhir.
Baca Juga: Materi TPA Bappenas yang Wajib Dikuasai Peserta
Tanda Skor Siap Naik
Kamu berada di jalur benar jika:
- Kesalahan mulai berpindah (dari konsep → waktu, misalnya).
- Waktu sisa di akhir tes lebih stabil.
- Kepercayaan diri meningkat karena tahu kapan melewati soal.
Ini indikator bahwa strategi mulai bekerja.
Mindset yang Perlu Diubah
TPA Bappenas bukan ajang membuktikan siapa paling pintar, melainkan siapa paling konsisten mengambil keputusan tepat di bawah tekanan. Mengubah mindset dari “menjawab sebanyak mungkin” menjadi “mengamankan poin dengan cerdas” sering kali menjadi pembeda terbesar.
Nah Sobat Pejuang TPA, itulah pembahasan tentang cara menghindari skor yang stuck.
Jika kamu ingin mempersiapkan diri menghadapi TPA Bappenas maupun SIMAK UI S2/S3 dengan lebih optimal, Sukses TPA siap mendampingi proses belajarmu. Materi disusun sistematis sesuai karakter soal pascasarjana, dilengkapi latihan soal, pembahasan, serta simulasi yang membantu kamu memahami pola soal secara menyeluruh.
Mulai dari Mini Try Out TPA GRATIS di website Sukses TPA untuk mengukur kemampuanmu sejak dini.
Untuk persiapan yang lebih fokus dan terarah, ikuti program bimbel dan pelatihan TPA Bappenas & SIMAK UI S2/S3 di Sukses TPA.
Hubungi kami untuk konsultasi, info program, dan jadwal belajar.