was successfully added to your cart.

Cart

Pelatihan TPA

Soal TPA Penalaran Silogisme

By November 4, 2019 No Comments

Soal TPA Penalaran Silogisme

 

Soal TPA Penalaran Silogisme

 

Soal TPA Penalaran Silogisme – Tes penalaran silogisme adalah salah satu subtes kemampuan penalaran. Tes ini biasanya digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang untuk berfikir secara logis. Tes penalaran silogisme ini membutuhkan kemampuan logika seseorang dengan baik.

 

Sesuai dengan judul tesnya, tes penalaran silogisme membutuhkan kemampuan penalaran, biasanya peserta tes akan disuguhkan pernyataan-pernyataan yang saling berhubungan, dan diminta untuk menyimpulkan hubungan antara pernyataan-pernyataan tersebut. Berikut ini akan memberikan contoh soal TPA penalaran silogisme, beserta dengan pemahasannya.

 

 

Soal TPA Penalaran Silogisme

 

 

  1. Semua calon pegawai bank yang memiliki tinggi badan lebih dari 165 cm lolos seleksi.

      Semua calon pegawai bank yang memiliki berat badan kurang dari 60 kg lolos seleksi.

      Laura memiliki tinggi 170 cm dan berat badan 54 kg.

A.Laura tidak lolos seleksi calon pegawai bank

B.Beberapa calon pegawai bank yang berat badannya lebih dari 60 kg lolos seleksi

C.Semua calon pegawai bank tidak lolos seleksi

D.Laura lolos seleksi calon pegawai bank

E.Semua calon pegawai bank lolos seleksi

 

Jawaban: D. Laura lolos seleksi calon pegawai bank.

Semua calong pegawai bank yang memiliki tinggi lebih dari 165 cm lolos seleksi. Semua calon pegawai bank yang memiliki berat badan kurang dari 60 kg lolos seleksi. Jika Laura memiliki tinggi badan 170 cm dan berat badan 54 kg, maka Laura lolos seleksi calon pegawai bank.

 

  1. Semua tamu undangan yang hadir di acara pernikahan Nita dan Billy wajib menggunakan dress code berwarna putih.

      Tata adalah salah satu tamu undangan di pernikahan Nita dan Billy.

      Tata tidak menggunakan dress code berwarna putih.

A.Tata bukan tamu udangan pernikahan Nita dan Billy karena tidak menggunakan dress code berwarna putih

B.Beberapa tamu undangan yang hadi di pernikahan Nita dan Billy tidak menggunakan dress code berwarna putih

C.Tata tidak jadi tamu udangan di pernikahan Nita dan Billy karena tidak menggunakan dress code berwarna putih

D.Tata adalah salah satu tamu undangan Nita dan Billy yang tidak ikut hadir saat acara

E.Semua tamu undangan yang hadir di pernikahan Nita dan Billy menggunakan dress code berwarna putih kecuali Tata

 

Jawaban: D. Tata adalah salah satu tamu undangan pernikahan Nita dan Billy yang tidak ikut hadi saat acara.

Semua tamu undangan yang hadir di acara pernikahan Nita dan Billy wajib menggunakan dress code berwarna putih. Tata adalah salah satu tamu undangan pernikahan Nita dan Billy. Jika Tata tidak menggunakan dress code berwarna putih, maka Tata adalah salah satu tamu undangan pernikahan Nita dan Billy yang tidak ikut hadir saat acara.

 

  1. Semua peserta lomba yang merupakan peserta lomba bulu tangkis nasional harus hadir tepat waktu.

      Radit datang terlambat.

A.Beberapa peserta lomba bukan peserta lomba bulu tangkis nasional

B.Radit tidak mengikuti lomba bulu tangkis nasional

C.Semua peserta lomba bulu tangkis nasional datang terlambat

D.Radit adalah peserta lomba bulu tangkis nasional

E.Radit bukan peserta lomba bulu tangkis nasional

 

Jawaban: E. Radit bukan peserta lomba bulu tangkis nasional.

Semua peserta lomba yang merupakan peserta lomba bulu tangkis harus hadir tepat waktu. Jika Radit datang terlambat, maka Radit bukan peserta lomba bulu tangkis nasional.

 

  1. Semua umat Nasrani bergembira jika hari Natal tiba.

      Hari ini adalah hari Natal.

A.Beberapa umat Nasrani bersedih

B.Tidak ada umat Nasrani yang tidak bergembira

C.Umat Nasrani tidak ikut bergembira

D.Beberapa umat Nasrani tidak bergembira

E.Semua umat Nasrani ikut bersedih

 

Jawaban: B. Tidak ada umat Nasrani yang tidak bergembira.

Semua umat Nasrani bergembira jika hari Natal tiba. Jika hari ini adalah hari Natal, maka semua umat Nasrani bergembira. Tidak ada umat Nasrani yang tidak bergembira.

 

  1. Siswa yang nilai Matematika atau Bahasa Inggrisnya lebih dari 9 berhak mendapatkan beasiswa prestasi.

      Kevin, memiliki nilai Matematika 9,2 dan Bahasa Inggris 8,7.

      Laras mendapatkan beasiswa prestasi.

A.Kevin dan laras sama-sama mendapatkan beasiswa prestasi

B.Kevin tidak mendapatkan beasiswa prestasi

C.Nilai Matematika Laras lebih dari 9

D.Nilai Bahasa Inggris Kevin lebih tinggi dari nilai Laras

E.Laras mendapatkan beasiswa, karena nilai Matematika dan Bahasa Inggrisnya lebih dari 9

 

Jawaban: A. Kevin dan Laras sama-sama mendapatkan beasiswa prestasi.

Siswa yang nilai Matematika atau Bahasa Inggrisnya lebih dari 9 berhak mendapatkan beasiswa prestasi. Jika Kevin memiliki nilai Matematika 9,2 dan Bahasa Inggris 8,7, maka ia berhak mendapatkan beasiswa prestasi. Laras mendapatkan beasiswa prestasi. Kevin dan Laras sama-sama mendapatkan beasiswa prestasi.

 

 

 

Mengapa Pelatihan TPA Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

 

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

 

Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Instruktur berpengalaman & berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan TPA Bappenas & UI
KLIK SEKARANG

Lokasi Pusat Pelatihan TPA

 

Soal TPA Penalaran Silogisme

bayu13

Author bayu13

More posts by bayu13

Leave a Reply

1
Assalamualaikum, ada yang bisa kami bantu ?
Powered by