was successfully added to your cart.

Cart

Pelatihan TPAPelatihan TPA Bappenas

Pembahasan Soal TPA Analogi Terbaru

By June 16, 2020 No Comments

Pembahasan Soal TPA Analogi Terbaru

 

Cara Mendaftar Tes TPA Oto Bappenas

 

                   

Pembahasan Soal TPA Analogi Terbaru – Tes Analogi merupakan salah satu tes dalam rangkaian Tes Potensi Akademik, yang bertujuan untuk melihat kecepatan seseorang dalam menangkap fungsi dan makna yang tersirat dalam sebuah kata, serta kemampuan untuk menentukan padanan berdasarkan fungsi dan makna tersebut pada konteks kata yang lainnya. Secara teknis, dalam Tes Analogi nantinya peserta tes akan diminta untuk mengidentifikasi atau mencari padanan atau kesetaraan dari kata-kata yang saling berhubungan.

 

Kunci keberhasilan dalam tes ini adalah penguasaan perbendaharaan fungsi kata yang memadahi, serta bagaimana Anda dapat menggunakan logika berpikir Anda yang baik. Terdapat poin penting yang dapat Anda perhatikan ketika menyelesaikan tes ini, yaitu dengan mengetahui pola perbandingan kata yang digunakan pada saat memadupadankan kata.

 

 

Tips dan Trik Mengerjakan Tes Analogi (Padanan Hubungan Kata)

Apabila Anda sudah menemukan hubungan kata dalam soal, akan tetapi masih bingung dengan jawabannya, Anda dapat menyiasatinya dengan memasukkan kata tersebut ke dalam konteks kalimat. Dengan demikian Anda akan lebih menemukan fungsi kata dalam soal, sehingga dapat dicari jawabannya.

 

Setelah mengetahui pola yang digunakan untuk tes analogi serta tips dan trik supaya mudah dalam menyelesaikan tes tersebut, kami juga sudah menyediakan contoh pembahasan soal Tes Analogi (padanan hubungan kata). Silahkan Anda mencoba menjawab, kemudian cocokan jawaban Anda dengan jawaban dari kami. Oke yuk simak soalnya dibawah ini.

 

 

Pembahasan Soal TPA Analogi Terbaru (Padanan Hubungan Kata)

 

  1. CABAI : ….. = GARAM : ASIN

A.Rawit

B.Manis

C.Dingin

D.Pedas

E.Pahit

 

Jawaban: Ketika mengecap garam, maka di lidah akan terasa asin. Sedangkan ketika menggigit cabai, maka lidah akan merasakan pedas. Jadi pilihan jawaban yang tepat adalah PEDAS (D).

 

  1. TIDUR : NGANTUK = ….. : …..

A.Istirahat : Lelah

B.Melati : Bunga

C.Kaki : Sepatu

D.Minum : Air

E.Kampus : Kuliah

 

Jawaban: Untuk mengetahui padanan kata yang tepat Anda dapat merangkai padanan hubungan kata pada ruas kiri dan ruas kanan menjadi sebuah kalimat. Hubungan padanan kata pada ruas kanan merupakan hubungan sebab akibat. Sebab kita ngantuk maka kita akan tidur. Demikian halnya, sebab kita lelah maka kita akan beristirahat. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah ISTIRAHAT : LELAH (A).

 

  1. ES BATU : ….. = API : PANAS

A.Keras

B.Bening

C.Dingin

D.Cair

E.Beku

 

Jawaban: Hubungan padanan kata pada ruas kiri adalah kata benda dengan kata sifat. Maka. padanan kata pada ruas kanan juga seharusnya berupa kata benda dengan kata sifat. Api memiliki sifat panas, sedangkan es batu bersifat dingin. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah DINGIN (C).

 

  1. FILM : SUTRADARA = ….. = PENYAIR

A.Lagu

B.Lukisan

C.Puisi

D.Skripsi

E.Disertasi

 

Jawaban: Pada ruas kanan terdapat padanan kata berupa hubungan antara profesi dengan karya yang dihasilkannya. Seorang sutradara akan menghasilkan karya berupa film. Sedangkan seorang penyair akan menghasilkan karya berupa puisi. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah PUISI (C).

 

  1. SISWA : GURU : SEKOLAH = PASIEN : ….. : …..

A.Obat : Apotek

B.Obat : Dokter

C.Dokter : Rumah Sakit

D.Rumah Sakit : Obat

E.Apotek : Rumah Sakit

 

Jawaban: Pada ruas kanan, terdapat hubungan padanan kata sebagai berikut; Siswa diajar oleh seorang guru di sekolah. Maka, hubungan padanan kata pada ruas kiri adalah sebagai berikut; Pasien dirawat oleh seorang dokter di rumah sakit. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah DOKTER : RUMAH SAKIT (C).

 

  1. LIDAH : RASA = TELINGA : …..

A.Mendengar

B.Suara

C.Udara

D.Mata

C.Melihat

 

Jawaban: Lidah merupakan indra pencecap, fungsinya adalah untuk mencecap rasa. Sedangkan telinga adalah indra pendengaran, fungisnya adalah untuk mendengarkan suara. Jadi pilihan jawaban yang tepat adalah SUARA (B).

 

  1. SOSIOLOGI : ILMU = MONOPOLI : …..

A.Kekuasaan

B.Permainan

C.Perdagangan

D.Perekonomian

E.Pertanian

 

Jawaban: Antorpologi merupakan salah satu disiplin ilmu. Sedangkan monopoli merupakan salah satu jenis permainan. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah PERMAINAN (B).

 

  1. GANDUM : TEPUNG : KUE = ….. : ….. : …..

A.Padi : Beras : Nasi

B.Nasi : Bubur : Bayi

C.Air : Beku : Es

D.Wortel : Tomat : Sayur

E.Jeruk : Mangga : Buah

 

Jawaban: Pada ruas kanan terdapat hubungan sebagai berikut; gandum yang diolah menjadi tepung, kemudian tepung diolah akan menjadi kue. Dengan demikian, dapat diperkirakan kata-kata yang ada di ruas kiri adalah sebagai berikut; padi setelah diolah akan menjadi beras, kemudian beras diolah akan menjadi nasi. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah PADI : BERAS : NASI (A).

 

  1. SAPI : HERBIVORA : MELAHIRKAN = AYAM : ….. : …..

A.Rumput : Omnivora

B.Omnivora : Bertelur

C.Herbivora : Susu

D.Karnivora : Beranak

E.Omnivora : Daging Ayam

 

Jawaban: Pada ruas kanan, terdapat hubungan padanan kata sebagi berikut; Sapi merupakan binatang herbivora dan berkembang biak dengan cara melahirkan. Sedangkan ayam merupakan binatang omnivora yang berkembang biak dengan cara bertelur. Jadi pilihan jawaban yang tepat adalah OMNIVORA : BERTELUR (B).

 

  1. BURUNG : TERBANG = IKAN : …..

A.Berenang

B.Mamalia

C.Melata

D.Reptil

E.Bertelur

Jawaban: Burung bergerak dengan cara terbang. Sedangkan ikan bergerak dengan cara berenang. Jadi pilihan jawaban yang tepat adalah BERENANG (A).

 

Itulah sedikit gambaran dan contoh soal Tes Analogi (Padanan Hubungan Kata) yang merupakan salah satu subtes dari Tes Kemampuan Verbal. Kedepannya kami akan berbagi simulasi dari tes analogi, yang tentunya disertai jawabanya yang benar.

 

 

Mengapa Pelatihan TPA Penting ?

 

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

 

Informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan TPA Bappenas & UI
KLIK SEKARANG
Lokasi Pusat Pelatihan TPA

 

Pembahasan Soal TPA Analogi Terbaru

bayu13

Author bayu13

More posts by bayu13

Leave a Reply

Chat Now
1
Mau soal TPA secara Gratis ? Klik disini
Assalamualaikum, ada yang bisa kami bantu ?
Powered by