Perbedaan TPA dengan TPS

 

Perbedaan TPA dengan TPS

 

Perbedaan TPA dengan TPS – Dalam hal ujian atau tes penerimaan mahasiswa atau pegawai di suatu instansi biasanya ujian yang di ujikan ialah tes potensi akademik, tes toefl dan wawancara. Selain itu, perubahan lain yang harus kamu ketahui adalah materi tes yang akan diujikan. Mungkin bagi Anda yang sering dengar TPA Bappenas tidak merasa asing, tetapi ada tes yang menyerupai dengan TPA, yaitu TPS atau tes potensi skolastik. Lalu apakah yang menjadi perbedaan TPA dengan TPS ? Yuk sama-sama kita cari tau ..        Perbedaan TPA dengan TPS

TPA (Tes potensi akademik)

Perbedaan TPA dengan TPS untuk TPA, yang akan diujikan adalah materi-materi rumpun Saintek dan Soshum. Tes TPA ini akan mengukur pengetahuan kamu pada materi yang diajarkan di sekolah dan yang dibutuhkan saat mengikuti program studi yang dipilih. Pada soal TPA nanti, kamu akan dihadapkan dengan soal-soal HOTS (Higher Order Thinking Skill).

Berbeda dengan soal TPA yang sudah cukup dipahami oleh para calon mahasiswa, masih banyak yang bingung akan soal TPS. Perbedaan TPA dengan TPS tes potensi skolastik sebenarnya bertujuan untuk melihat bagaimana kemampuan dasar kamu dalam menjalani perkuliahan.      Perbedaan TPA dengan TPS

TPS (Tes Potensi Skolastik)

TPS atau Tes Potensi Skolastik adalah tes yang digunakan untuk mengukur potensi yang ada pada diri yang bersangkutan. Dalam tes ini, calon mahasiswa akan diukur pada kemampuan kognitif, logika atau nalar dan pemahaman umum. Tes ini dapat mengetahui apakah seseorang mempunyai potensi untuk masuk ke perguruan tinggi, disamping kemampuan akademik.

Prof. Intan Ahmad, Ph.D., Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, menjelaskan jika TPA adalah kompetensi yang ditentukan oleh level dan kecanggihan masing-masing SMA, berbeda dengan TPS yang akan menilai potensi calon mahasiswa secara pribadi.

TPA tujuannya untuk mengetahui kompetensi akademik yang dimiliki siswa. Jadi bisa saja kompetensi satu sekolah dalam akademiknya bisa bagus sekali dibandingkan sekolah yang lain. Nah dalam TPS, jika seorang anak memiliki potensi yang bagus, walaupaun SMA-nya bukan dari sekolah unggulan, dia juga berpeluang untuk bisa terjaring. Jadi, diharapkan dengan sistem yang baru ini, proses seleksi menjadi lebih objektif atau lebih adil.

Ujian potensi akademik ini sendiri biasanya dibagi menjadi beberapa jenis soal psikotes, biasanya ialah tes angka alias numerik, tes verbal, tes gambar atau sering disebut dengan tes spesial dan juga tes lawan kata. Terdengar cukup sederhana memang, namun tidak akan sesederhana yang anda pikirkan ketika sudah mulai mengerjakan tes potensi akademik tersebut.            Perbedaan TPA dengan TPS

Bagi beberapa orang, tes potensi akademik dianggap menjadi ketakutan tersendiri, karena soal yang diberikan biasnya merupakan pilihan-pilihan yang menjebak. Jika anda tak benar-benar teliti, maka akan sangat mudah bagi anda untuk terperdayai. Namun, hal ini tentu tidak akan terjadi jika anda sudah melakukan beberapa latihan sebelumnya.

Apa Itu TPS?

Dari penjelasan di atas, anda udah tau kan apa kepanjangan dari TPS UTBK? Yap, tepat sekali! TPS adalah Tes Potensi Skolastik. Seperti yang sudah saya singgung di atas, bahwa tes ini dilakukan untuk mengukur kemampuan kognitif anda.

Yang mana kemampuan kognitif itu sendiri mencakup penalaran umum dan kemampuan pemahaman. So, pada dasarnya materi TPS UTBK ada di dalam ruang lingkup kedua kemampuan tersebut.  Ada 4 pembagian sub-tes pada TPS, yaitu:

  • TPS – Penalaran Umum

TPS Penalaran umum terdiri dari 3 bagian topik:

  • Kesesuaian pernyataan, di mana anda harus memahami isi tabel, teks, maupun diagram dengan konteks yang sesuai pada teks.
  • Kesimpulan logis, anda harus menyajikan kesimpulan yang logis akan sesuatu yang mungkin terjadi berdasarkan teks.
  • Penalaran Analitik, anda harus dapat menganalisis dan menjawab soal berdasarkan pada data yang telah disediakan.      Perbedaan TPA dengan TPS

 

  • TPS – Pengetahuan Kuantitatif

Terdapat 4 jenis soal TPS untuk pengetahuan kuantitatif, yaitu:

  • Pilihan ganda, berlaku untuk soal logika dasar atau matematika level dasar
  • Pertanyaan dengan informasi pilihan 1, 2, 3, dan 4
  • Pertanyaan dengan dua informasi, di mana anda wajib melakukan analisis informasi atau dikenal juga dengan analisis kecukupan data yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan
  • Analisis perbandingan dua nilai, nantinya anda akan mendapatkan satu informasi dengan dua variabel, kemudian anda akan diminta untuk menentukan hubungan antara kedua variabel tersebut.

 

Pengetahuan dan Pemahaman Umum

Pada bagian ini kemampuan pengetahuan dan pemahaman umum anda akan diuji menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Bahasa Inggris, anda diminta untuk memahami inti bacaan dan membuat kesimpulan berdasarkan pada informasi pada teks.          Perbedaan TPA dengan TPS

Bahasa Indonesia, anda akan dihadapkan dengan berbagai soal tentang ide pokok, kelebihan, kelemahan paragraf, kesimpulan, penulisan kata, hubungan antar paragraf, makna kata, tanda baca, kata ganti, konjungsi, dan kalimat efektif.

  • TPS – Memahami Bacaan dan Menulis

Kalau di sini soalnya terdiri dari dua topik, yaitu:

Pemahaman isi bacaan, kemampuan anda untuk membaca dan memahami teks secara utuh akan diuji di sini.

Penalaran Kebahasaan, pada bagian ini anda akan diuji pada bagian pemahaman yang terkait dengan kaidah penulisan dalam Bahasa Indonesia secara baik dan benar.

Perbedaan TPS dan TPA

mengenal perbedaan TPS UTBK dan TPA

Jika setelah membaca keterangan di atas anda bingung, kemudian bertanya-tanya apakah ada perbedaan antara TPS dan TPA. Di sini saya akan bantu sedikit menjawab kebingungan anda.

Jadi kalau anda memilih SBMPTN. Kalau sekarang untuk mengikutinya anda harus menjalani kedua tes tersebut, yakni TPS dan TPA. Selama pandemi ini semua ujian tersebut diadakan secara daring melalui UTBK.

Kalau anda mengerti perbedaan dari keduanya, anda akan lebih mudah mengatur strategi agar poin yang nantinya diperoleh dapat membawa anda ke bangku kampus impian.    Perbedaan TPA dengan TPS

Tes Potensi Akademik atau TPA merupakan tes untuk mengukur pengetahuan serta pemahaman keilmuan yang dulu pernah anda dapatkan di sekolah. Kompetensi ini perlu untuk mempersiapkan diri anda menempuh perguruan tinggi. Kalau TKA mengukur kemampuan yang berkaitan langsung dengan mata pelajaran dan penekanan tes ini ada pada tingkat High Order Thinking Skills (HOTS).            Perbedaan TPA dengan TPS

TPS lebih mengukur kemampuan kognitif yang dianggap perlu untuk menunjang kompetensi anda di perguruan tinggi. TPS berisi ujian berupa penalaran umum, kemampuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, dan kemampuan memahami bacaan dalam tulisan. Seperti yang sudah saya bilang di atas ya,.

 

Materi TPS UTBK

Sekarang saya perlu juga membahas kira-kira materi dalam TPS UTBK itu seperti apa sih? Bagaimana mengukur penalaran umum, kemampuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, dan kemampuan memahami bacaan dalam tulisan? Ok, inilah cakupan materinya:      Perbedaan TPA dengan TPS

  • Penalaran Umum

Membaca Meningkatkan Fundamental Skill

Materi ini mengukur kemampuan penalaran dan kecakapan anda dalam memilih dan menggunakan informasi yang relevan untuk memecahkan masalah secara logis.                  Perbedaan TPA dengan TPS

Saya jamin sih penalaran umum anda akan optimal dengan fundamental skill yang baik. Nanti anda akan diminta untuk memahami dan memperoleh informasi bukan hanya dari teks, tapi juga kurva, grafik, dan tabel.

  • Kemampuan Kuantitatif

Di sini anda akan diukur kemampuan matematis sederhana serta pemahaman konsep matematika, terutama dalam kerangka pemikiran yang terstruktur, dan logis matematis. Materi kuantitatif mencakup aljabar, logika, peluang, statistika, dan geometri.

  • Pengetahuan dan Pemahaman Umum

Karena ini dalam Bahasa Inggris dan Indonesia, anda perlu nih memperluas wawasan dengan banyak membaca. Dengan banyak membaca, anda akan memperkaya diksi, antonim, sinonim, idiom, dan PUEBI.

  • Memahami Bacaan dan Menulis

Materi ini mengukur kemampuan anda di bidang bahasa dan logika verbal. Anda diwajibkan memahami inti paragraf, pesan tersirat, kesimpulan, dan menulis dengan bahasa yang baik dan benar serta sesuai dengan EYD.

 

 

 

Tips Lulus Seleksi TPA

Nah, agar tak lagi terjebak dengan pilihan yang diberikan dan lebih mudah untuk menembus tes potensi akademik, berikut tips lulus seleksi TPA Bappenas yang bisa anda ingat dan praktekan ketika sedang melaksanakan ujian ini.

 

  1. Mencoba lebih akrab dengan karakteristik setiap soal tes

Saat ini, ada banyak sekali instansi yang memberikan tes potensi akademik, namun tentu saja setiap soal dari instansi tersebut memiliki model soal, tingkat kesulitan juga strategi penyelesaian soal yang berbeda. Itu sebabnya, sebelum datang untuk mengikuti ujian ini, sebaiknya anda sudah mengetahui terlebih dahulu bagaimana model dan karakteristik tes yang akan diikuti.

  1. Jangan pernah malas untuk berlatih

Dengan rajin berlatih pula, maka kecepatan anda untuk memahami dan menemukan jawaban untuk setiap soal ujian potensi akademik akan semakin meningkat saja, jadi jangan pernah malas untuk berlatih dengan soal-soal yang  sudah pernah ada sebelumnya. Terlebih saat ini tidak sulit bagi anda untuk menemukan soal-soal ujian semacam ini.          Perbedaan TPA dengan TPS

  1. Tetap fokus pada soal untuk setiap sesi

Fokus dan konsentrasi juga sangat dibutuhkan ketika anda sedang mengerjakan tes potensi akademik yang ada di depan anda. Rasa fokus secara otomatis juga akan sangat membantu anda untuk lebih teliti, sehingga akan lebih kecil lagi kemungkinan bagi anda untuk melakukan kesalahan ketika menyelesaikan soal ujian potensi akademik tersebut.

  1. Mulai kerjakan dari yang paling mudah

Bisa menyelesaikan soal yang dianggap paling sulit memang akan memberikan rasa puas tersendiri bagi anda, namun jangan terlalu mengikuti ego seperti itu dan anda harus membuang terlalu banyak waktu. Hal paling bijaksana yang bisa anda lakukan saat sedang melaksanakan tes potensi akademik ialah memulai dengan soal yang paling mudah terlebih dahulu, sehingga akan semakin banyak skor yang anda kumpulkan dalam waktu secepat mungkin.      Perbedaan TPA dengan TPS

Mengapa Pelatihan TPA Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA Bappenas yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA Bappenas yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.            Perbedaan TPA dengan TPS

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dan lain-lain, maka kegiatan pelatihan TPA Bappenas ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan TPA Bappenas & UI
KLIK SEKARANG

Lokasi Pusat Pelatihan TPA

 

 

 

Perbedaan TPA dengan TPS

bayu13

Author bayu13

More posts by bayu13

Leave a Reply

×

Powered by Pelatihan TPA

× GRATIS Mini Try Out Bappenas