was successfully added to your cart.

Cart

Pelatihan TPAPelatihan TPA Bappenas

Tipe Soal Bahasa dalam TPA

By April 8, 2020 No Comments

Tipe Soal Bahasa dalam TPA

 

Tipe Soal Bahasa dalam TPA

 

Tipe Soal Bahasa dalam TPATes potensi akademik adalah sebuah tes yang barangkali pernah dirasakan oleh semua orang. Tes ini biasanya dilakukan pada penerimaan calon pegawai negeri sipil, rekrutmen karyawan perusahaan swasta, dan penerimaan mahasiswa baru. Bahkan, untuk kenaikan jabatan karier pun ada pula yang mewajibkan lolos tes potensi akademik sebagai salah satu syaratnya. Di dunia internasional, tes potensi akademik setara dengan tes GRE (Graduate Record Examination). Umumnya test ini terdiri dari empat bagian, yaitu sesi tes bahasa atau verbal, sesi tes numerik atau angka, sesi tes gambar, dan sesi tes logika.

 

Tes Potensi Akademik dianggap sebagai tes yang sulit bagi sebagian besar orang. Memang soal-soal TPA tidak dirancang untuk dijawab semuanya. Kita ambil soal matematika dasarnya sebagai contoh : 90 soal, 60 menit. Berarti 1 soal 40 detik. Untuk membaca soalnya saja sudah menghabiskan  waktu sekitar 20 detik. Ada beberapa tips dan trik yang dapat membantu anda dalam menghadapi tes ini.

 

Bappenas adalah salah satu instansi milik pemerintahan di Indonesia yang sering mengadakan ujian tes potensi akademik. TPA Bappenas yang menyelenggarakan Unit Pelayanan Penyelenggaraan Tes Potensi Akademik (UPP-TPA) Bappenas yang bekerja sama dengan program pascasarjana universitas tertentu.

 

Skor TPA masing-masing penyelenggara mempunyai kriteria sendiri, namun TPA yang telah umum dipergunakan dan diakui secara internasional yaitu yang diselenggarakan OTO Bappenas dan bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di dalam negeri. Skor TPA BAPPENAS tersebut antara 200 – 800 dimana paling rendah adalah 200 dan paling tinggi (apabila benar semua) adalah 800. Seseorang dianggap mempunyai kemampuan rata-rata bila mampu mencapai skor 500 (mean). Skor Tes Potensi Akademik yang diterbitkan OTO Bappenas berlaku hingga 2 th (dua tahun) sejak tanggal tes, dan tidak dapat diperpanjang kecuali yang bersangkutan mengikuti tes TPA kembali.

 

 

 

 

Tipe Soal Bahasa dalam TPA

Ada beberapa tipe soal bahasa dalam TPA yang sering muncul, berikut pengertiannya sekaligus  contoh soal dan jawabannya yang paling sering di masukkan dalam muatan tes potensi akademik :

 

  1. Kosakata

Tipe soal bahasa dalam TPA yang pertama ialah kosakata. Kosakata adalah himpunan kata yang dimiliki oleh seseorang atau entitas lain, atau merupakan bagian dari suatu bahasa tertentu. Kosakata seseorang didefinisikan sebagai himpunan semua kata-kata yang dimengerti oleh orang tersebut atau semua kata-kata yang kemungkinan akan digunakan oleh orang tersebut untuk menyusun kalimat baru. Contoh soal :

 

PEDUSI = …

A.Perempuan

B.Surga

C.Pasangan

D.Pria

JAWABAN : A. Perempuan. Karena pedusi itu sendiri mempunyai arti perempuan atau istri.

 

 

  1. Sinonim

Tipe soal bahasa dalam TPA yang kedua ialah sinonim, sinonim adalah suatu kata yang memiliki bentuk yang berbeda namun memiliki arti atau pengertian yang sama atau mirip. Sinonim dapat juga disebut sebagai persamaan makna atau padanan kata. Antonim disebut juga dengan lawan kata. Contoh soal :

 

INGSUT = …

A.Bergeser

B.Keluar

C.Jatuh

D.Berlahan

JAWABAN : A. Bergeser. Ingsut berarti bergeser atau beralih secara perlahan-lahan.

 

 

  1. Antonim

Antonim adalah hubungan semantik antara dua buah satuan ujaran yang maknanya menyatakan kebalikan, pertentangan, atau kontras antara yang satu dengan yang lainnya. Lebih sederhana, antonim adalah suatu kata yang berlawanan makna dengan kata lain. Antonim disebut juga dengan lawan kata. Contoh soal :

 

INSINUASI >< …

A.Terang-terangan

B.Caci maki

C.Rayuan

D.Pujian

JAWABAN : D. Pujian. Insinuasi memiliki arti sindiran; kritik (saran) tersembunyi, tidak terang-terangan atau tidak langsung. Maka lawannya adalah pujian.

 

 

  1. Analogi

Analogi dalam ilmu bahasa adalah persamaan antar bentuk yang menjadi dasar terjadinya bentuk-bentuk yang lain. Analogi merupakan salah satu proses morfologi di mana dalam analogi, pembentukan kata baru dari kata yang telah ada. Contohnya pada kata dewa-dewi, putra-putri, pemuda-pemudi, dan karyawan-karyawati. Tetapi biasanya dalam ujian TPA, kasus yang dikeluarkan adalah hubungan antara kedua kata yang disediakan. Seperti contoh berikut ini :

 

BENCI : MARAH = … : …

A.Suka : Sayang

B.Main : Senang

C.Tidur : Lelap

D.Sakit : Hati

JAWABAN : A. Suka : Sayang. Di lihat dari soal hubungannya ialah benci menyebabkan marah maka jawaban yang tepat ialah suka menyebabkan sayang.

 

 

  1. Pemahaman Wacana

Dalam ujian TPA di bagian Bahasa atau verbal biasanya ada soal yang mana peserta harus membaca wacana yang disediakan untuk dapat menjawab pertanyaan terkait. Contoh soal :

 

Untuk menjawab soal dibawah ini maka Anda harus membaca wacana yang sudah disediakan terlebih dahulu. Mohon cermati dengan baik.

WACANA 1

Durian rasanya lezat sehingga disukai banyak orang. Karena kelezatannya itu membuat orang terkadang makan berlebihan. Durian mengandung berbagai zat gizi. Apabila dikonsumsi secara berlebihan maka dapat mengakibatkan mabuk. Bila Anda mengalami mabuk durian, atasi dengan cara berikut. Ambil segelas air putih hangat, beri satu sendok makan garam, aduk dan minum. Secara berangsur-angsur mabuk akan mereda.

 

Yang harus dipersiapkan untuk mengobati mabuk durian, kecuali …

A.Termos

B.Gelas dan sendok

C.Air Putih

D.Garam

JAWABAN : A. Termos. Karena dalam wacana termos tidak disebutkan.

 

Pernyataan yang sesuai bacaan di atas adalah …

A.Semua orang suka durian

B.Makan garam dapat mengatasi mabuk

C.Larutan garam dapat mengatasi mabuk durian

D.Mabuk durian dapat diatasi dengan seketika

JAWABAN : C. Larutan garam dapat mengatasi mabuk durian. Dari wacana di atas disebutkan untuk mengatasi mabuk durian maka cara mengatasinya ialah dengan melarutkan garam kedalam air untuk diminum.

 

Itulah tipe soal bahasa dalam TPA yang sering muncul dalam ujian. Sesuai dengan ungkapan “proses tidak akan mengkhianati hasil”, Anda bisa mendapatkan nilai TPA yang tinggi saat sering malakukan belajar dan latihan. Semakin sering melakukan simulasi mengerjakan TPA, semakin besar pula nilai yang bisa didapatkan.

 

Anda dapat membeli buku kumpulan soal TPA dari kurun waktu beberapa tahun sebelumnya di banyak toko buku. Bahkan, Anda juga dapat mencari kumpulan soal TPA di internet / Contoh Soal Tes Potensi Akademik online yang bisa didapatkan secara gratis. Namun, agar soal yang didapatkan kredibel, membeli buku simulasi TPA bukanlah hal yang merugikan untuk dilakukan.

 

Setelah mendapatkan bahan belajar tes tersebut, pastikan bahwa Anda rutin mempelajarinya. Bila perlu, saat memiliki waktu senggang di akhir pekan, cobalah untuk melakukan simulasi Tes Potensi Akademik.

 

 

Informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan TPA Bappenas & UI
KLIK SEKARANG

Lokasi Pusat Pelatihan TPA

 

 

Tipe Soal Bahasa dalam TPA

bayu13

Author bayu13

More posts by bayu13

Leave a Reply