was successfully added to your cart.

Cart

Pelatihan TPA Bappenas

Tips Mengerjakan TPA Logika Matematika

By January 28, 2020 No Comments

Tips Mengerjakan TPA Logika Matematika

 

Tips Mengerjakan TPA Logika Matematika

 

Tes logika matematika termasuk dalam tes matematika dasar, tes ini berisi pertanyaan-pertanyaan berupa soal cerita yang dikemas untuk mengetahui kemampuan berhitung seseorang. Dibutuhkan logika sehari-hari untuk menyelesaikan soal-soal ini. Waktu untuk mengerjakan soal-soal ini sangat terbatas, sehingga dituntut untuk pintar-pintar dalam memanfaatkan waktu seefektif mungkin.

 

Tes logika matematika dan matematika bercerita termasuk salah satu subtes kemampuan numerik, dan tentunya berhubungan dengan angka, dan biasanya dibutuhkan pemahaman kalimat terutama untuk tes matematika bercerita. Sebelum Anda mulai menggerjakan tes ini kami ada beberapa tips mengerjakan TPA logika matematika ini dengan mudah.

 

Tips Mengerjakan TPA Logika Matematika

 

  1. Menguasai Rumus-rumus Dasar Matematika

Tes ini lebih banyak membahas soal dengan penyelesaian rumus dasar Matematika. Seringlah berlatih agar bisa menghafal dan memahami rumus-rumus dasarnya, sehingga akan menghemat waktu untuk mengerjakan soal.

 

  1. Perhatikan Efektivitas Waktu

Tes ini membutuhkan kecepatan dan ketelitian tinggi untuk dapat memperoleh hasil yang maksimal, jadi tips mengerjakan TPA logika matematika dalam hal ini usahakan supaya memperhatikan waktu dalam pengerjaannya.

 

  1. Tetap Tenang

Tips mengerjakan TPA logika matematika untuk kali itu hanya 1 intinya, jangan panik. Kerjakan soal-soal yang mudah terlebih dahulu, setelah selesai, barulah mengerjakan soal yang tadi terlewati.

 

 

Contoh Soal TPA Logika Matematika

Setelah mengetahui gambaran umum serta tips mengerjakan TPA logika matematika. Berikut kami berikan contoh soal tes logika tpa matematika beserta pembahasannya.

 

  1. Bondan telah melakukan 3 kali tes Matematika dengan nilai rata-rata 89. Berapa nilai yang harus Bondan peroleh jika ingin nilai tes selanjutnya mendapatkan rata-rata 90?

A.97

B.94

C.90

D.93

E.95

 

Jawaban: (D) 93

Pembahasan:

Nilai rata-rata 3 kali tes Matematika adalah 89. Jadi 3 x 89 = 267

Nilai ke-4 agar nilai rata-rata menjadi 90 : 4 x 90 = 360

Nilai yang harus didapat adalah 360 – 267 = 93.

Jadi, jawaban yang tepat adalah 93.

 

  1. Bilangan pertama ditambah dengan 3 kali bilangan kedua menghasilkan angka 140. Bilangan kedua nilainya 3 kali lebih banyak dibanding bilangan pertama. Nilai dari bilangan kedua adalah …

A.42

B.48

C.14

D.20

E.28

 

Jawaban: (A) 42

Pembahasan :

Misal X = bilangan pertama dan Y = bilangan kedua.

X + 3Y = 140

3X = Y

Maka:

X + 3Y = 140

X + 3 (3X) = 140

X + 9X = 140

10X = 140

X = 14

Jika bilangan pertama adalah 14, maka bilangan kedua adalah:

Y = 3X

= 3 (14)

= 42

Jadi, jawaban yang tepat adalah 42.

 

  1. Perbandingan diameter 2 lingkaran A dan B adalah 6 : 4. Berapa perbandingan luas kedua lingkaran tersebut?

A.16 : 9

B.9 : 4

C.25 : 16

D.9 : 8

E.16 : 4

 

Jawaban: (B) 9 : 4

Pembahasan:

Perbandingan diameter lingkaran A dan B = 6 : 4

Perbadingan luas kedua lingkaran:

LA : L B


3 2 : 22 = 9 : 4

Perbandingan luas lingkaran A dan B = 9 : 4

Jadi, jawaban yang tepat adalah 9 : 4.

 

  1. Sebuah kayu dengan panjang 200 cm disandarkan pada tembok setinggi 160 cm. Berapakah jarak tembok dengan ujung bawah kayu?

A.100

B.96

C.120

D.140

E.90

Jawaban: (C) 120

Pembahasan :

 

 

 

 

 

AC = tinggi tembok = 160 cm

BC = panjang kayu = 200 cm

AB = jarak tembok dengan ujung bawah kayu

(AB)2 = (BC)2 – (AC)2

(AB)2 = (200)2 – (160)2

(AB)2 = 40.000 – 25.600

(AB)2 = 14.400

AB =

AB = 120

Jarak tembok dengan ujung bawah kayu = 120 cm

Jadi, jawaban yang tepat adalah 120.

 

  1. Jika tahu 2015 Feni berumur 3,25 windu, maka pada tahun 2002 umur Feni adalah …

A.12 Tahun

B.8 Tahun

C.11 Tahun

D.17 Tahun

E.13 Tahun

 

Jawaban: (E) 13 tahun

Pembahasan :

Tahun 2015 umur Feni = 3,25 windu

1 windu = 8 tahun

3,25 windu = 26 tahun

Tahun lahir Feni = 2015 – 26 = 1989

Umur Feni pada tahun 2002 = 2002 – 1989 = 13 tahun

Jadi, jawaban yang tepat adalah 13 tahun.

 

  1. Perbandingan buku milik Dian dan Adit adalah 5 : 7. Sedangkan perbandingan buku miliki Dian dan Yuda adalah 3 : 8. Jika jumlah buku mereka bertiga adalah 76, maka berapa jumlah buku milik Dian?

A.12

B.17

C.22

D.15

E.18

 

Jawaban: (D) 15

Pembahasan :

Dian (A) : Adit (B) = 5 : 7

7A = 5B

Dian (A) : YUDA (C) = 3 : 8

8A = 3C

Dian + Adit + Yuda = 76




A = 15

Jumlah buku Dian = 15 buku.

Jadi, jawaban yang tepat adalah 15.

 

  1. Pak Taufik adalah seorang penjahit. Dia mampu menjahit 18 baju selama 3 hari. Jumlah baju yang dapat dijahit pak Taufik dari tanggal 1 Desember sampai dengan 25 Desember adalah …

A.170

B.162

C.140

D.138

E.150

 

Jawaban: (E) 150

Pembahasan :

Pak Taufik bisa menjahi 18 baju dalam 3 hari, maka dalam sehari Pak Taufik bisa menjahit 6 baju.

1 Desember – 25 Desember = 25 hari

Dalam 25 hari, jumlah baju yang dijahit Pak Taufik = 6 x 25 = 150 baju.

Jadi, jawaban yang tepat adalah 150 baju.

 

  1. Rata-rata berat badan 6 orang murid perempuan adalah 50 kg. Jika berat badan murid perempuan paling ringan adalah 42 kg, maka berat badan maksimal murid perempuan yang paling berat adalah …

A.93

B.90

C.88

D.72

E.85

 

Jawaban: (B) 90

Pembahasan:

Rata-rata berat badan 6 orang = 50 kg.

Jumlah berat badan = 6 x 50 = 300 kg

Jika berat badan paling ringan adalah 42 kg, dan 4 orang yang lainnya juga 42 kg juga, maka: 42 x 5 = 210 kg.

Berat badan maksimal murid paling berat = 300 – 210 = 90 kg.

Jadi, jawaban yang tepat adalah 90 kg.

 

  1. Erik memiliki uang Rp 7.000.000,- sebanyak 4/7 nya digunakan untuk membayar uang kuliah. Kemudian sebanyak 15% nya digunakan untuk membeli sepatu, dan sebanyak Rp 180.000,- digunakan untuk membeli baji. Maka, sisa uang Erik adalah …

A.Rp 2.550.000,-

B.Rp 1.950.000,-

C.Rp 2.370.000,-

D.Rp 2.275.000,-

E.Rp 2.800.000,-

 

Jawaban: (C) Rp 2.370.000,-

Pembahasan:

Uang awal Erik : Rp 7.000.000,-

Untuk biaya uang kuliah = 4/7 x Rp 7.000.000 = Rp 4.000.000,-

Sisa uang = Rp 7.000.000 – Rp 4.000.000 = Rp 3.000.000,-

Untuk membeli sepatu = 15% x Rp 3.000.000 = Rp 450.000,-

Sisa = Rp 3.000.000 – Rp 450.000 = Rp 2.550.000,-

Untuk membeli baju = Rp 180.000,-

Sisa = Rp 2.550.000 – Rp 180.000 = Rp 2.370.000,-

Sisa uang Erik = Rp 2.370,000,-

Jadi, jawaban yang tepat adalah Rp 2.370.000,-

 

  1. Sebuah lemari terjual dengan harga Rp 770.000,- dengan keuntungan 10%, maka harga beli dari lemari tersebut adalah …

A.Rp 700.000,-

B.Rp 680.000,-

C.Rp 880.000,-

D.Rp 800.000,-

E.Rp 660.000,-

 

Jawaban: (A) Rp 700.000,-

Pembahasan :

Harga jual lemari = Rp 770.000,- {Harga jual = harga beli + (untung x harga beli)}

770.000 = harga beli + (10% x harga beli)

770.000 = 110% harga beli

Harga beli = 770.000 : 110%

= 770.000 x 100/110

= 700.000

Harga beli lemari = Rp 700.000,-

Jadi, jawaban yang tepat adalah Rp 700.000,-

 

 

Itulah beberapa contoh tips mengerjakan TPA logika matematika. Jangan malas untuk berlatih, asah terus kemampuan Anda dalam mengerjakan soal TPA untuk mendapatkan skor yang Anda inginkan. Semoga bermanfaat..

 

 

Informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan TPA Bappenas & UI
KLIK SEKARANG

Lokasi Pusat Pelatihan TPA

 

 

Tips Mengerjakan TPA Logika Matematika 

bayu13

Author bayu13

More posts by bayu13

Leave a Reply

1
Assalamualaikum, ada yang bisa kami bantu ?
Powered by